Saat kita berpisah, kupegang erat tanganmu seakan ku tak mengijinkan kepergianmu, jalanan menjadi saksi bisu ketika ku hapus air mataku dengan tangan ini demi melepasmu dalam perjalanan. Sudah sering kita berbagi kabar, namun rasaku belum juga tenang melepasmu disana. jauh berbeda dengan bulan-bulan lalu. bukannya aku tak tega dan bukan pula aku tak rela melepas kebebasanmu, tapi cinta ini yang menahanmu jauh dari ku. apa kau pedulikan hatiku?
Setelah lama kita terpisah kadang rasanya pahit seperti hancur hatiku jika tak ku dengar kabarmu sedetikpun. bukan karena posesif, tapi setelah perjalanan dan perjuangan panjang cinta kita, ku ingin selalu bersama dengan kesetiaan cinta kita.
Dengan sayap khayalanku, ku ingin terbang kesana membawa bukti cintaku hanya kepadamu. Dan ketika malam yang sunyi menanti hadirmu kembali. Kesunyian ini amat merana tanpa dirimu disini, andai kau tau cintaku padamu. bukan karena ku menginginkan kau pulang hanya karena rindu, tapi karena gurauan senja diwajahmu membuatku semakin tak kuasa membiarkanmu jauh dariku. ku merasa kehilangan jika kau tak ada disini.
Kau lah pujanku yang nyata. pria yang menjadi idamanku dengan cinta yang ku impi-impikan.
Ku meminta, bukan untuk merampas cinta. rayuku hanya menginginkan kebersamaan yang menjadi takdir kita bukan jarak perpisahan. memikirkan masa depan bersama tanpa ada siksaan, sayu, dan pilu. rinduku ini pilu karena ku pendam sendiri, gemuruh rasa yang terpaku sukma dimana seroja tanpa tangkai terkulai dilantai tanpa ada tatapan keindahan dan kebahagiaan seperti itulah yang kurasa jika tanpa kau disisiku.
Hanya menunggu ketulusan hati dan cintamu disini yang masih menjadi penyemangat jiwa dan raga ini. Sabar dengan wajah yang sama dan waktu yang berbeda dalam lindungan kuasa yang sama. Mau apa dikata hanya manusia kadang ego meracuni jiwa yang suci untuk mengorbankan cinta hanya demi dugaan-dugaan yang tak pasti. Adakala ku rasa curiga, adakala semacam tak percaya, adakala cemburu pun ikut menghantui, adakah kau setia kepadaku?
Biar terpaksa susah payah namun kurelakan asal kau tetap bersamaku selamanya. hatiku setia karena hatiku terpikat kasihmu sebab itulah aku sayang, dari hari kehari semakin ku mencintaimu. mengertilah kekasihku.